Latte Art

SEIRING perkembangan zaman, tampilan sebuah minuman sangat diperhatikan, selain juga dari rasanya. Sebagai daya tarik, permintaan penyajian kopi dengan konsep yang berbeda dan mempunyai ciri khas di beberapa kedai kopi menunjukkan peningkatan. Salah satunya, latte art.

Latte art adalah seni menghias di atas secangkir espresso dengan bahan dasar minuman cappuccino dan cafe latte. Ada dua teknik menghias kopi. Pertama, disebut free pour, yaitu menuang secara langsung susu yang telah di-steam di atas espresso. Bentuknya bisa sangat bermacam-macam, seperti hati, bunga tulip, rossetta, dan inovasi lainnya dari desain-desain tersebut.

“Teknik kedua dinamakan etching, yaitu menuang susu di atas espresso dan selanjutnya dibentuk menggunakan alat bantu untuk menggambar. Gambar yang dihasilkan juga sangat bervariatif karena menggunakan alat bantu. Gambarnya seperti beruang, babi, kucing, angsa, dan sebagainya,” ujar Ade, barista yang juga memiliki kopi tiam atau salah satu kedai kopi.

Dalam perkembangannya, coffee shop kini tidak bisa lepas begitu saja dari latte art. Kopi yang dianggap pahit dan cenderung tidak disukai perempuan, kini mulai menjadi primadona dan disukai karena tampilan awal yang sangat menarik.

Di beberapa kopi tiam, banyak juga pengunjung perempuan yang meminta digambarkan bentuk-bentuk lucu di atas secangkir cappuccino-nya. “Hal ini sebenarnya merupakan bukti bahwa seni menyajikan kopi sudah bergerak menjadi gaya hidup,” tambah Ade.

Dalam konteks penyajian kopi, permintaan tersebut lambat laun menjadi lumrah, sehingga dapat memacu para barista atau peracik kopi untuk selalu berupaya memberi inovasi dalam menciptakan seni di atas secangkir kopi.

Sebenarnya yang utama harus diperhatikan pada proses pembuatan latte art, selain espresso-nya, adalah kehalusan steamed milk yang dihasilkan oleh para barista. Ini akan akan lebih memudahkan dalam menuang susu di atas espresso dan mempercantiknya.

Cappuccino

Kopi Cappuccino Adalah?

Kopi Cappuccino adalah minuman khas Italia yang terdiri dari 1/3 espresso, 1/3 susu steamed, dan 1/3 buih susu. Pada dasarnya, minuman ini adalah campuran dari espresso dan susu seperti minuman-minuman berbasis espresso lainnya. Sepintas, sajian cappuccino hampir tampak serupa dengan minuman latte.

Jika latte adalah campuran dari espresso, susu steam, dan foam yang halus, cappuccino punya komposisi susu yang berbeda. Susu yang digunakan untuk membuat secangkir cappuccino adalah susu dengan foam yang lebih tebal dari latte. Takaran susunya pun lebih sedikit karena sepertiga bagian dari kopi cappuccino adalah foam yang tebal.

Selain itu, perbedaan latte dan cappuccino yang lain adalah pada tekstur buih susunya. Pada secangkir cappuccino, buih susu terlihat lebih kasar karena proses steaming-nya lebih lama. Proses steaming, foaming, atau frothing ini biasanya menggunakan alat uap yang ada pada mesin espresso, yaitu steam wand. Namun, pembuatan foam ini tidak hanya bisa dilakukan dengan steam wand saja.

Sebenarnya ada beberapa alternatif lagi dalam membuat foam, yaitu dengan cara manual. Anda bisa gunakan frother yang bentuknya menyerupai pena dengan ujung yang berputar. Perputaran alat itulah yang kemudian menghasilkan buih pada susu.

Selain itu, Anda bisa juga memanfaatkan french press dalam membuat foam. Caranya adalah dengan mengisi french press dengan susu dan mengocoknya menggunakan plunger. Kocok beberapa kali hingga mendapatkan buih yang diinginkan.

Gunakan biji kopi sesuai dengan selera Anda. Tidak ada patokan yang mutlak mengenai jenis biji kopi yang baik untuk segelas cappuccino. Namun, sangat disarankan untuk memilih biji kopi dengan body yang tebal agar rasa dan aroma kopi tidak kalah dengan susu.

Tempat sajian kopi cappuccino yang ideal adalah cangkir keramik karena memiliki daya simpan panas yang lebih baik dari gelas kaca atau paper cup. Jika ingin tampilan kopi Anda jadi lebih manis, Anda bisa taburkan bubuk cokelat di atas foam-nya.

Americano

Apa Itu Kopi Americano

Americano adalah minuman kopi espresso dengan tambahan air panas. Namanya diambil dari cara orang Amerika meminum espresso. Konon, penyebutan americano adalah sebagai lelucon dan ejekan terhadap orang-orang Amerika yang suka espresso-nya dibuat lebih encer.

Ada banyak varian minuman berbasis espresso yang populer di banyak coffee shop. Minuman kopi tersebut bermacam-macam, mulai dari espresso itu sendiri, lalu latte, cappuccino, mocha, dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak varian itu, pernahkah Anda mencoba kopi americano?

Secara kasat mata, americano memang serupa dengan kopi hitam (black coffee) atau tubruk. Namun, sebenarnya cara membuat kopi americano tidaklah seperti kopi hitam pada umumnya.

Kopi americano dibuat dari satu atau dua shot espresso, kemudian ditambahkan air panas di atasnya. Sementara kopi hitam adalah minuman hasil seduhan bubuk kopi tanpa espresso. Jadi, jangan sampai Anda salah pesan karena mengira bahwa americano sama dengan kopi hitam.

Anda tidak akan menemukan crema (buih berwarna cokelat) yang kental seperti espresso pada americano. Alasannya, crema yang biasanya ada pada permukaan espresso telah terpecah oleh siraman air panas. Maka dari itulah bentuk americano hampir menyerupai black coffee.

Perbandingan atau rasio antara espresso dengan air panas yang paling umum digunakan adalah 1:4. Satu untuk single atau double shot espresso, dan empat untuk air panas. Secangkir americano biasanya disajikan sebanyak 240 ml.

Selain rasio tersebut, ada juga beberapa orang yang menggunakan rasio 1:2 atau bahkan 1:1. Sah-sah saja mau pakai rasio yang mana karena masing-masing orang punya selera ngopi yang berbeda.

Cara Membuat V60

Metode ini termasuk manual brew karena seluruh proses penyeduhan kopi dilakukan dengan tenaga atau tangan manusia. Teknik manual brew sendiri memiliki bermacam-macam tipe berdasarkan proses ekstrak kopinya. V60 ini termasuk dalam kategori pour over, yaitu penyeduhan dengan mengalirkan air panas pada bubuk kopi di atas filter.

Cara seduh kopi V60 sebenarnya lahir karena diciptakannya alat seduh atau biasa disebut dripper pada tahun 2004 silam. Penciptanya adalah perusahaan asal Tokyo, Jepang bernama Hario. Nama V60 dipilih karena bentuknya menyerupai huruf “v” dengan sudut 60°.

Metode seduh kopi ini berpangkal pada tetes demi tetes bubuk kopi yang diseduh perlahan. Untuk itu, V60 membutuhkan kertas penyaring atau filter.

Oleh karena cara membuat kopi V60 mengandalkan seduhan yang perlahan, gunakan ketel leher angsa atau gooseneck kettle agar penuangan air bisa konstan. Jika Anda tidak memilikinya, bisa gunakan ketel lain asalkan lehernya menyempit sehingga air dapat tertuang secara konstan dan perlahan.

Satu lagi yang tak kalah penting adalah timbangan. Alat ini bisa memberikan takaran lebih akurat daripada hanya mengira-ngira saja.

Pertama, siapkan dahulu 15 gram biji kopi dan giling ukuran kasar. Siapkan pula air panas bersuhu kira-kira 90 °C. Jika Anda tidak punya termometer, diamkan air yang telah mendidih selama kurang lebih dua menit.

Berikut cara membuat kopi V60 yang enak:

  1. Siapkan gelas dengan V60 dripper dan filter di atasnya.
  2. Basahi filter dengan air panas, dan buang air bekasnya.
  3. Masukkan bubuk kopi pada dripper.
  4. Seduh dengan gerakan memutar secara konstan dan perlahan.
  5. Tuangan pertama untuk blooming, proses mengeluarkan karbondioksida. Tuang hingga timbangan menunjukkan 30 ml, tunggu 45 detik.
  6. Tuangan kedua untuk mendapatkan keasaman. Tuang hingga 80 ml, tunggu 45 detik.
  7. Tuangan ketiga untuk mendapat body. Tuang hingga 150 ml, tunggu 30 detik.
  8. Tuangan terakhir, hingga 195 ml.
  9. Sebelum tetesan berhenti, angkat agar seduhan yang terakhir tidak ikut tercampur.

Perbedaan Kopi Robusta dengan Arabica

Menikmati Kopi Terbaik

Bagi para peminat kopi, sudah dapat dipastikan bahwa ada banyak sekali cara untuk memberikan manfaat pada bagaimana caranya untuk menikmati segala jenis kopi yang ada diluar sana. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, yang hendak saya diskusikan disini adalah perbedaan kopi Arabika dan juga Robusta.

Perlu diketahui bahwa kedua kopi tersebut merupakan dua jenis kopi yang berbeda. Hal yang paling membedakan pastinya terletak pada tempat dimana dua spesies kopi itu tumbuh, rasa, dan juga perbedaan ekonomisnya. Dalam artikel ini, saya akan diskusikan lebih lanjut mengenai perbedaan kedua jenis kopi tersebut. Tujuannya adalah untuk membantu Anda semua dalam memilih jenis kopi yang paling sesuai dengan selera Anda.

Cara menikmati kedua jenis kopi ini juga berbeda satu antara yang lain. Apa yang menjadi favorit Anda?

Perbedaan Rasa

Dari segi rasa, kopi Arabica memiliki banyak variasi rasa yang mana beragam. Rasa dari kopi tersebut dapat lembut, manis, tajam, dan juga kuat. Anda dapat mengetahui bahwa sebelum disangrai, aroma dari kopi ini amat mirip dengan blueberry. Akan tetapi, setelah disangrai, kopi tersebut akan memiliki aroma buah-buahan manis. Tentu saja secara umum, orang cenderung menyukai aroma kopi Arabica bila dibandingkan dengan Robusta.

Sedangkan untuk rasa dari kopi Robusta, ini cenderung memiliki variasi rasa yang netral. Terkadang ini juga memiliki rasa atau aroma seperti gandung. Sebelum disangrai, biji kopi ini memiliki aroma kacang-kacangan. Yang disayangkan, amat jarang untuk menemukan robusta berkualitas tinggi dipasaran sana. Faktanya, harga biji kopi Arabica lebih tinggi bila dibandingkan dengan kopi Robusta.

Kopi Arabica

Kopi jenis ini tumbuh pada daerah dengan ketinggian 700-1700 mdpl. Suhu yang dimiliki adalah 16-20 °C. Yang perlu diketahui mengenai jenis kopi ini adalah mengenai aspek kepekaan terhadap jenis penyakit karat daun atau lebih dikenal dengan HV atau Hemileia Vastatrix. Ini terutama bila ditanam pada daerah yang memiliki elevasi kurang dari 700 mdpl.

Yang perlu diketahui selanjutnya adalah asal dari kopi tersebut. Faktanya, kopi ini berasal dari negara Etiopia dan juga Brasil. Kedua negara tersebut menguasai 70% pasar kopi secara global pastinya. Anda dapat pula menemukan banyak jenis kopi lain yang berasal dari kedua negara tersebut pastinya.

Ciri-ciri kopi Arabica adalah aroma yang wangi, hidup pada daerah yang dingin dan sejuk, memiliki rasa yang sedikit asam, rasa kental dimulut, pahit, dan juga memiliki tekstur lebih halus.

Kopi Robusta

Sedangkan untuk kopi robusta, ini merupakan keturunan dari beberapa jenis spesies kopi. Mengenai kualitas dari buah kopi, faktanya ini lebih rendah dibandingkan dengan kopi Arabika dan juga Liberika. Kopi jenis ini menguasai sekitar 30% pasar dunia.

Mengenai asal dari kopi tersebut, ini banyak terdapat di Kolumbia, Indonesia, dan juga Filipina. Lalu apa ciri-ciri dari kopi tersebut? Orang biasanya akan menjumpai rasa yang lebih menyerupai cokelat. Bau yang dihasilkan juga manis. Tekstur dari kopi ini cenderung kasar dan memiliki warna yang bervariasi. Mungkin Anda perlu juga mengetahui ciri-ciri dari pohon Robusta. Pohon Robusta lebih rentan diserang serangga. Ini bahkan tumbuh pada daratan rendah yaitu sekitar 700 m dpl. Jumlah biji kopi yang dihasilkan juga lebih tinggi. Untuk proses berbunga, diperlukan waktu hingga 10 bulan yang nantinya menjadi buah. Jenis kopi ini berbuah pada suhu udara yang lebih hangat

Perkenalkan Diri Anda (Contoh Pos)

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai